oleh

Tekan Inflasi,Disperindag Makassar Lakukan Operasi Pasar

https://www.tajukutama.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200125-WA0031.jpg

MAKASSAR.TAJUKUTAMA.COM.Setelah melakukan rapat dengan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan,Tim TPID,Diskrimsus satgas pangan, Bank Indonesia dan beberapa distributor pangan lainnya terkait melambungnya harga Gula Pasir hingga Rp15 ribu di pasaran.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Makassar melakukan sidak ke Pasar Butung dan Pasar Terong di Makassar.

Andi Muhammad Yasir Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Makassar mengatakan salah satu pemicu inflasi jika terjadi lonjakan harga terhadap komoditas salah satunya Gula Pasir apalagi jelang bulan Ramadhan mendatang.

“Saat ini harga eceran Rp12.500 namun dipasaran kita temukan hingga Rp15 ribu,tentunya ini meresahkan kita karena ini berbahaya kalau tidak segera diantisipasi secepatnya,,”ujarnya.

Sebagai salah satu upaya Disperindag pihaknya menggunakan Smart Truck yakni mobil inflasi untuk menjemput gula dari PT Usaha Benteng Baru maupun dari Bulog.

“Ini juga kita lakukan untuk menekan biaya, agar pedagang menerima keuntungan bersih tanpa harus menanggung biaya kemasan dan transportasi,”jelasnya.

Kendati demikian kata dia para pedagang diimbau untuk tidak melakukan penimbunan atau dengan seenaknya menaikkan harga gula maupun komoditi lainnya.

“Baik pedagang pasar maupun supermarket hendaknya tidak menjual komoditi diluar aturan harga yang sudah ditetapkan,”pungkasnya.(ninaannisa)

banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80

News Feed