oleh

Jelang Idul Adha,Pasar Rawan Penyebaran Corona,Ketua Komisi B Imbau PD Pasar Perketat Protap

MAKASSAR.TAJUKUTAMA.COM.Seperti diketahui baru-baru ini Pj walikota Makassar memutuskan untuk melakukan pembatasan wilayah seminggu kedepan karena kasus covid 19 di Makassar masih rawan dan mengimbau agar pasar dan mall diperketat protapnya.

Melihat kondisi tersebut Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, William Laurn mendesak PD Pasar untuk perketat protokol kesehatan di tiap pasar tradisional, terlebih dalam menghadapi lonjakan pembeli jelang Idul Adha.

Ditemui di Komisi B Gedung DPRD Kota Makassar, Rabu (29/7/2020) William mengatakan hal tersebut menjadi pekerjaan sekaligus tantangan PD Pasar dalam mengatur para pedagang untuk tetap jaga jarak sebagai salah satu upaya penerapan protokol kesehatan yang dirasa cukup berat.

“PD Pasar sangat berat tantangannya untuk mengimplementasikan protokol kesehatan di pasar-pasar tradisional. Upaya mengatur lapak pedagang untuk jaga jarak sangat sulit,”ujarnya.

Ia menambahkan bahwa solusi yang dibutuhkan saat ini adalah meminta seluruh masyarakat, pembeli dan pedagang patuh memakai masker. Karena disadari untuk mengatur physical distance di pasar sangat sulit.

“Solusinya saya kira tetap disiplin menggunakan masker. Coba buktikan, pedagang dan pembeli semua pakai masker. Walaupun ini sulit, tapi ini solusi yang paling masuk akal untuk bisa dipatuhi semua pihak,” tegasnya.

“Sulit meminta pedagang dan pembeli jaga jarak, jadi paling minimal fokus kita pakai masker. Walaupun sudah dibackup TNI/Polri tapi pintu-pintu masuk pasar tidak hanya satu atau dua, banyak pintu kecil,” pungkas William.

Direktur Utama PD Pasar Kota Makassar, Basdir mengatakan pihaknya sejak Maret lalu telah melakukan edukasi, sosialisasi dan penerapan protokol kesehatan di pasar-pasar tradisional. Jelang Idul Adha, protap pencegahan akan lebih diperketat sebagai antisipasi menghadapi lonjakan pengunjung.

“Jelang lebaran Idul Adha selalu terjadi lonjakan pengunjung di pasar-pasar, utamanya pasar tradisional. Sejak Maret kami PD Pasar telah melakukan edukasi, sosialisasi dan penerapan protokol kesehatan di pasar-pasar tradisional,”Ucap Basdir pagi tadi Selasa (28/7/2020).

Kendati demikian tantangan mengurus pasar sangat jauh berbeda dengan mengurus mall dan pasar modern lainnya.

“Mereka di sana pengunjung dan pengusahanya tertib. Tapi kalau di pasar pengunjung dan pedagangnya terkadang ngeyel,” ujarnya.

“Saya rasa ini adalah tantangan kami di PD Pasar untuk melakukan himbauan, edukasi, bahkan kita bisa memberi sanksi jika telah berkali-berkali diberikan himbauan,” sambung Basdir.

Basdir pun memastikan di seluruh pasar tradisional di Makassar telah disiapkan westafel portable untuk cuci tangan di setiap pintu-pintu masuk.

“Kami Juga bakal memasang spanduk berupa himbauan serta disiagakan petugas dari unsur TNI dan Polri,”pungkasnya.(ninaannisa

Tajuk Utama Video

banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80