oleh

Upacara Hari Bhayangkara Secara Virtual Di Polres Soppeng

Tajuk Utama, Soppeng — Bertempat di Mapolres Soppeng Dilaksanakan upacara hari bhayangkara secara Virtual dari istana negara yang di Pimpin Langsung Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesi Jendral Polisi Drs Idham Azis, M.Si
Hari Rabu Tanggal 1 Juli 2020 Pukul 09.00 s/d 08.45 wita

Upacara virtual tersebut dilaksanakan di Aula Patriatama Polres Soppeng dan dihadiri oleh Bupati Soppeng diwakil Sekda Kabupaten Soppeng Drs.H.A.Tenri Sessu, M.Si
Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Richard Butar, Kapolres Soppeng AKBP Puji Saputro Bowo Leksono, S.I.K.,S.H. Ketua DPRD Soppeng Drs. Syahruddin, MM
Ketua Pengadilan Negeri Soppeng Ahmad Ismail, S.H.,M.H
Kajari Soppeng Mohammad Nasir, S.H.,M.H
Ketua Pengadilan Agama Soppeng Drs. Sainal Farid, S.H.,M.H

Dalam amanatnya Peresiden Republik Indonesia menyampaikan Selamat hari Bhayangkara ke 74 dan atas nama rakyat dan bangsa Republik Indonesia terimakasih yang sebesar besarnya kepada seluruh insan Bhayangkara atas dedikasinya untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Sebagai Bangsa Pejuang kita tidak boleh cepat menyerah menghadapi pandemi covid yang melanda Indonesia kita harus bekerja keras dan beriktiar dalam mengatasi permasalahan kesehatan dan permasalahan ekonomi.

Dalam situasi saat ini kehadiran Polri di tengah tengah masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari jajaran Mabes Polri sampai Bhabinkamtibmas di Desa – Desa, harus ikut aktif terlibat mengajak masrakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, Aktif mengawal kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial.

Keselamatan rakyat yang paling utama, lakukan tugas kemanusian secara persuasif dan humanis, namun tetap waspada, cepat, tanggap dan tegas dalam menangani setiap pelanggaran hukum dengan menjaga profesional dan kepercayaan rakyat

Perkuat sinergitas dan kerjasama dengan kejaksaan, KPK, dan Lembaga Pengawas Internal, pelaksanaan program penanganan Covid-19 dibantu percepatannya dan diawasi penggunaan anggarannya

Aspek pencegahan harus lebih dikedapankan, jangan menunggu sampai terjadi permasalahan, jika ada potensi masalah segera diingatkan, kalo ada niat buruk sekiranya segera ditindak.

Jajaran Polri Harus terus mereformasi diri secara total, selalu untuk memperbaiki diri untuk lebih profesional dan moderen.Potensi ancaman stabilitas keamanan dalam negeri juga perlu tetap diwaspadai terutama menjelang pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020.

Sebelum mengakhiri amanatnya Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Instruksi kepada seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia antara lain :

Pertama, terus memegang teguh serta mengamalkan nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas juga menjaga kehormatan dan menjaga kepercayaan, menjaga kebanggaan sebagai anggota Polri*

Kedua, terus melakukan reformasi diri secara total membangun sistem dan tata kelola yang partisipatif transparan dan akuntabel serta bangun kultur kerja Polri yang profesional modern dan tepercaya.
*
Ketiga, terus memantapkan soliditas internal, memperkuat sinergi dengan TNI dan seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Keempat, terus menerapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
*
Kelima, terus meningkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional, melakukan penanganan hukum secara transparan dan berkeadilan sehingga Polri semakin dipercaya masyarakat.

Keenam, terus menjaga kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman dari Covid-19.

Ketujuh, harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri dengan penuh tanggung jawab.

Setelah pelaksanaan Upacara dilanjutkan dengan acara syukuran dimana dalam kegiatan syukuran tersebut Kapolres Soppeng membacakan Amanat dari Kapolda Sulsel yang intinya agar seluruh personil Polri khusus Polda Sulsel agar selalu memperhatikan standar protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas dilapangan.

Seluruh rangkaian kegiatan upacara dan syukuran dilaksanakan sesuai dengan standar protokol kesehatan diantaranya seluruh peserta yang ikut upacara diikuti hanya oleh unsur pimpinan dan terbatas dan diwajibkan memakai masker begitu juga dengan jarak pada pelaksanaaan upacara tetap diperhatikan.

Sedangkan dalam acara syukuran diikuti pula dalam jumlah anggota Personil yang hadir hanya terbatas dan semua personil yang mengikuti standar protokol kesehatan diantara pakai masker, jarak kursi dengan para undangan dibatas dengan jarak sekitar 1 meter dan setiap meja dilengkapi dengan hand sanitizer sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. (Dewi Agustati)

Tajuk Utama Video

banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80