oleh

Klarifikasi keluarga FA terkait dugaan kesalahpahaman yang mengakibatkan tindakan main hakim sendiri di Enrekang

Tajukutama,Enrekang – Kasus main hakim sendiri Yang terjadi di kabupaten Enrekang telah meninggalkan banyak duka, luka dan trauma untuk korban ditambah lagi dengan pemberitaan-pemberitaan tidak benar Yang tersebar di masyarakat Enrekang pada khususnya.

Maka dari itu diperlukan klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait untuk meluruskan kasus tersebut, itu kemudian Yang mendasari Ikatan Keluarga Mahasiswa Siambo (IKMS) lembaga kemahasiswaan dari desa Siambo untuk menindaklanjuti kasus tersebut apalagi Yang menjadi korban merupakan pemuda dari desa Siambo. Sahum selaku Ketua Umun IKMS mengatakan bahwa pemberitaan diluar sana harus diluruskan karena itu sangat merugikan.

“Kasus yang terjadi menimpah adik-adik kami di kota enrekang kemarin itu sangat kami sesalkan apalagi disebabkan oleh kesalahpahaman Dan ditambah Yang membuat kami merasa miris adalah pemberitaan viral dimasyarakat Yang sangat tidak benar, mengatakan bahwa adik-adik kami itu Pencuri sampai Begal payudara. Maka hal tersebut perlu diluruskan. ” kata Sahum

Sahum juga menambahkan bahwa hari ini kami sudah bertemu dengan keluarga pihak perempuan untuk meminta klarifikasi tentang pemberitaan-pemberitaan tersebut.

“Kami sudah bertemu dengan pihak perempuan Dan juga sudah membuat Surat pernyataan bahwa kasus Yang terjadi kemarin itu murni dikarenakan Kesalahpahaman.” lanjut sahum.

Ruslan selaku orang tua FA memohon maaf kepada para korban Dan menyesalkan terjadinya kejadian tersebut “Saya selaku orang tua FA memohon maaf kepada para korban dan saya pribadi sangat menyesalkan terjadinya kejadian tersebut Dan juga saya ingin menyampaikan bahwa sebab kejadian tersebut murni dikarenakan kesalahpahaman saja. ” kata ruslan

Sebelum meninggalkan lokasi sahum menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi setiap kejadian Yang terjadi agar tidak menimbulkan korban jiwa.

“Saya mewakili korban sangat mewanti-wanti agar masyarakat lebih bijak menyikapi setiap kejadian Dan jangan terlalu cepat bereaksi tanpa mengetahui sebab persoalan. ” ujar sahum.

Tajuk Utama Video

banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80