oleh

Cerita Anak Pak Makking Sekalipun Kepanasan, Hujan dan Bocor Atap, Kami Tetap Tidur Karna Itulah Takdirku


Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /home/u5154838/public_html/wp-content/themes/ZonaTimes-Network/inc/template-tags.php on line 640

Tajuk Utama, Makassar – Salah satu warga Kota Makassar Pak Makking, kelahiran Jeneponto 25/10/1956, beserta keluarganya, yang tinggal Jalan Pelita Raya Blok A 14 Kelurahan Balla Parang, Kecamatan Rappocini Kota Makassar, tersebut hidup lebih 30 Tahun dengan kondisi fisik dan ekonomi sangat memprihatinkan. Sabtu, 07/03/2020.

Dari pantauan dilokasi Pak Makkin sebagai kepala keluarga sudah bertahun-tahun keadaan rumahnya seperti itu, karna lahan yang ditempati bukan miliknya melainkan milik perumahan yang dulunya digunakan sebagai pos ronda.

“Bapak saya tinggal disini sejak Tahun 1982 sebagai penjaga perumahan dan kami semua lima bersaudara lahir disini, dulunya ini rumah sebagai pos ronda, hingga kami tempati sampai sekarang,” ucap Indah Lestari anak ketiga pak Makking.

Ditambahkannya “Mamaku sudah lima Tahun lalu meninggal dunia, sekarang bapakku sudah berbulan-bulan sakit, kami hanya pasrah, karna tanah ini bukan milik orang tuaku, kalaupun ada pemerintah yang mau membantu kami Alhamdulillah, mengenai panas dan hujan turun kami tetap tidur sekalipun kami basa-basa, karna itulah takdirku ( sambil menangis ), ucapnya.

Saat dikompirmasi Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Muktar Tahir, membenarkan dan akan membicarakan dengan pemerintah setempat untuk mencarikan solusi.

“Saya sudah arahkan anggotaku kesana, Insya Allah saya akan sampaikan langsung Bapak Walikota Makassar dan Dinas Perumahan agar bisa dikasih tempat tinggal dirumah susun ( Jalan Rajawali ), untuk malam ini kami carikan tempat tinggal sementara,” ucap pak Kadis.

Pimpinan Umum Media Tajukutama.com Abd Rahman, menawarkan langsung keluarga Pak Makkin, untuk sementara tinggal dirumahnya sambil menunggu informasi dari Pemerintah Kota Makassar.

“Karna sudah jam 12 malam, kemungkinan besok siang kami bawahkan mobil untuk mengangkut seluruh keluarga pak Makkin, kerumah pak Rahman, sekaligus diperiksa kesehatan Pak Makking”.tutupnya Muktar Tahir.

Tajuk Utama Video

banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80
banner 728x80