oleh

Pemkot Makassar Komitmen Tangani Eksodus Wamena

TAJUK UTAMA, MAKASSAR – Pasca konflik di Kota Wamena, Provinsi Papua, Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar akhirnya bisa menjemput warganya yang mengungsi meninggalkan Wamena, di Lanud Hasanuddin, Rabu, 2 Oktober 2019.

Mereka dipulangkan menggunakan pesawat Hercules milik TNI-AU yang membawa 170 orang pengungsi. 50 orang diantaranya adalah warga asli Sulsel. Selebihnya warga Malang dan Aceh yang hanya transit di kota Makassar.

“Jadi Warga Sulsel itu total 50 orang. 34 dewasa dan 16 anak-anak. Ada juga warga Malang dan Aceh. Kita data dan beri makan selanjutnya warga Malang dan Aceh langsung diberangkatkan lagi,” ungkap Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Untuk warga Sulsel sendiri diboyong langsung ke Asrama Haji.

“Setelah pulang, kita mempersiapkan Asrama Haji, makanya kita berkoordinasi dengan Pemkot Makassar. Kita berharap mudah-mudahan semua eksodus atau pengungsi yang datang bisa kita tangani dengan baik,” terangnya.

Sementara, Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan pemerintah kota Makassar berkomitmen untuk menangani para eksodus dari Wamena.

“Untuk Klinik kita sudah siapkan, tentu tidak semuanya harus ditampung di Asrama Haji pasti ada banyak keluarga yang jemput. Nanti kita antar juga. Kita sudah menurunkan semua dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan,” ujar Iqbal.

Kata Iqbal, warga Makassar yang eksodus akan terus berdatangan.

“Ini akan terus datang pengungsi, ada tiga Hercules yang digunakan. Besok malam ada yang akan datang menggunakan kapal laut. Kita akan terus pantau perkembangannya,” pungkasnya.

banner 728x80
banner 728x80

News Feed