oleh

Penyalahgunaan Narkoba dan Penularan HIV- AIDS, Perlu Tindakan Tegas

TAJUKUTAMA, KARO — Kolonel Apel  Ginting Manik, Hakim Pengadilan Militer di Jakarta dan Ramlan Ginting Manik pengusaha toko Ria Busana serta dua orang kakak beradik yang berdomisili Bogor berinisiatif mengundang Komisi HIV AIDS & NAPZA GBKP untuk melaksanakan testimoni

Kegiatan ini baik dari mantan penyalahguna narkoba maupun orang yang tertular HIV dampingan Komisi Pelayanan HIV & NAPZA Moderamen GBKP.

“Kesaksian atau testimoni  ini diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV- AIDS, Agar masyarakat semakin terbentengi dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta penularan HIV-AIDS dapat ditekan di Taneh Karo Simalem ini,” ujar Ramlan Ginting saat pesta budaya Kerja Tahun desa Bunuraya, (13-14/7/2019) kemarin.

Sebelumnya dilaksanakan penyerahan penghargaan dari Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP kepada Kepala Desa Bunuraya, Radi Sinuraya atas keperdulian dan aksinya melakukan penangkapan pengedar Narkotika  di lingkungan desanya bersama sama dengan masyarakat.

Ketua Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP, Tuah Bastari Barus, mengapresiasi setiap aksi atau tindakan pencegahan maupun Pemberantasan narkoba yang dilakukan setiap elemen masyarakat maupun pemerintahan di semua tingkatan.

“Peran serta masyarakat  seperti yang tercantum pada UU. No. 35  Tahun 2009 tentang narkotika, mutlak diperlukan dalam upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika,” ungkapnya.

Pdt. Monalisa Ginting, Sekretaris Komisi Pelayanan HIV-AIDS & NAPZA GBKP mengharapkan pemberian penghargaan ini, diharapkan dapat menstimulan dan memotivasi Kepala Desa se Kabupaten Karo, agar lebih perduli dan berani beraksi bersama masyarakat-nya  melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan narkoba di desanya masing masing.

“Tanpa tindakan tegas, dan kepedulian semua pihak, sepertinya akan mustahil dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba,” tegasnya.

Untuk menghadapi kondisi darurat narkoba diperlukan tindakan tegas aparat sesuai kewenangannya.

“Selain itu, badan penegak hukum juga harus mengikuti isi UU Narkotika dengan benar, sehingga dapat memberikan hukuman yang tepat kepada pengguna narkoba. Baik itu hukuman pidana maupun rehabilitasi,” jelasnya.

Sementara, Bupati Karo Terkelin Berahmana, SH, Ketua Komisi Pelayanan HIV-AIDS & NAPZA Moderamen GBKP, Tuah Bastari Barus, Kolonel Apel Ginting Manik dan Ramlan Ginting serta Pdt. Alfennius Surbakti secara bersama sama menyerahkan piagam penghargaan tersebut kepada Radi Sinuraya Kepala Desa Bunuraya.

Kegiatan tersebut juga di isi dengan penyerahan bantuan dan beasiswa bagi pelajar yang berprestasi  mulai tingkat SD – SMA yang berdomisili di Desa Bunuraya yang juga diprakarsai Ramlan Ginting Pengusaha Ria Busana tersebut. (Surbakti)

News Feed