TajukUtama.com 1 Tahun Pada Tgl 21 Juli 2019

BONE, Tajuk Utama — Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Bone ditetapkan jadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bone, melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bone, di Gedung DPRD Kabupaten Bone, Minggu (24/03/2019).

Dari tujuh fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Bone, lima diantaranya Fraksi Golkar, Nasdem, PAN, PNBK, Keadilan dan Persatuan, menyetujui penetapan tiga Ranperda menjadi Perda Kabupaten Bone.

Sementara dua fraksi lainnya yakni, Fraksi Demokrat dan Gerindra tidak menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bone karena ada kegiatan yang lebih penting.

Baca Juga

“Di DPRD Kabupaten Bone ada tujuh fraksi namun dua fraksi tidak sempat hadir karena ada kegiatan lain dan rapat internal yang lebih penting pula namun kedua fraksi tersebut telah menyatakan menyetujui dan telah memberikan amanah agar Ranperda ditetapkan menjadi Perda,” jelas Andi Akbar Yahya, Ketua DPRD Kabupaten Bone.

Adapun ketiga Ranperda yang ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Bone yakni : 

  1. Ranperda tentang Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bone Tahun 2018 – 2023.
  2. Ranperda tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan.
  3. Ranperda tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Sebelum ketiga Ranperda ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Bone tersebut, terlebih mengalami pembahasan alot di Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bone yang diketuai oleh Rismono Sarlim.

Pada Ranperda tentang Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bone Tahun 2018 – 2023.

Hasil rapat Pansus DPRD Kabupaten Bone 25 Februari 2019 yang dilaksanakan di ruang rapat Banggar DPRD Kabupaten Bone Pimpinan Rapat Rismono Sarlim.

Dihadiri 15 anggota Pansus DPRD Kabupaten Bone dan sejumlah perwakilan Kepala OPD Pemkab Bone.

Hasil rapat, perlu langkah strategis untk meningkatkan IPM di Kabupaten Bone, perlu diakomodir pemekaran dan perlu perbaikan akses menuju daerah tempat pariwisata serta perlu pembebasan hutan kota hijau

Ranperda tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan dan Ranperda tentang Kawasan Tanpa Rokok

Dibahas pada 21 Desember 2018 oleh anggota Pansus I yang dipimpin oleh Andi Baso Riyadh Padjalangi

Ranperda Kawasan Tanpa Rokok 

Sejak dibahas tidak mengalami perubahan namun hasil rapat Pansus DPRD Kabupaten Bone merasa perlu dilaksanakan sosialisasi penerapan ranperda tersebut dan perlu ada sarana yang disiapkan. 

Penetapan Ranperda menjadi Perda tersebut ditandai penyerahan Perda Kabupaten Bone yang telah ditetapkan dari Ketua DPRD Kabupaten Bone Andi Akbar Yahya ke Bupati Bone Dr H Andi Fahsar M Padjalangi. (Enal Rasul)

Rekomendasi Bacaan

Jakarta Barat, Tajuk Utama --Kepolisian Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat kembali menggerebek Kampung Ambon, penggerebekan dilakukan setelah polisi kembali mendapat informasi dari masyarakat...
MAKASSAR-Dedi Kurniadi terpilih sebagai Formatur Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIK Yapma Cabang Makassar periode 2019-2020, dari hasil Rapat Anggota Komisariat disingkat...
Luwu Utara, Tajukutama.com -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Utara menerima kunjungan dari Ketua dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan...
Abdya, Tajukutama.com-- Babinsa Pos Ramil 03/Jeumpa ,Kodim 0110/Abdya bersama Puluhan warga DesaCot Mane melakukan gotong royong untuk melakukan...

JANGAN LEWATKAN

TAJUKUTAMA, GOWA -- Untuk menjadi faktor bekerja maksimal, personel Polres Gowa kembali melakukan kerja...
MAKASSAR,- Sebelum shalat Jumat, PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengunjungi SD Inpres Toddopuli...
TAJUKUTAMA, KARO -- Pangdam I Bukti Barisan, Mayor Jenderal M Sabrar Fadhilah bersama Danrem...
TAJUKUTAMA, PALOPO -- Dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih...