TajukUtama.com 1 Tahun Pada Tgl 21 Juli 2019

BONE, Tajuk Utama — Masni (32), baru saja melahirkan anak keempatnya dua hari yang lalu di puskemas Lamurukung Kecamatan Tellusiattinge, Kabupaten Bone.

Namun hal yang tidak diinginkan terjadi, proses kelahiran anak keempatnya ini tidak semulus dengan proses kelahiran sebelumnya.

Masni mengalami perdarahan hebat sesaat setelah melahirkan sehingga mengharuskan ia dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga

Perdarahan setelah melahirkan atau yang dikenal dengan istilah postpartum hemorrhage bisa terjadi karena kontraksi rahim kurang kuat sehingga pembuluh darah tidak menutup dan perdarahan terus terjadi atau dapat juga disebabkan oleh kelainan plasenta seperti plasenta previa, kondisi dimana plasenta berlokasi sangat dekat dengan bukaan serviks atau plasenta abruption, kondisi ketika plasenta lepas dari rahim sebelum waktunya.

“Saya panik saat diberitahukan kalau harus dirujuk ke rumah sakit, takut kalau nantinya di sana banyak biaya. Padahal saya tidak punya persiapan, mau dapat uang dari mana kalau harus membayar,” kata Idham Khalid suami Masni, Senin (18/03/2019).

“Tapi Alhamdulillah selama di rumah sakit kami tidak mengeluarkan biaya sedikitpun,” lanjutnya.

Idham yang berprofesi sebagai petani menggunakan kartu JKN-KIS untuk melakukan pengobatan pada

fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempat ia terdaftar.

Ia merasa sangat terbantu dengan adanya program JKN –KIS ini. Pasalnya, tak ada satu biaya pun yang ia keluarkan selama ini.

“Program ini sangat luar biasa, apalagi untuk orang-orang seperti saya, penghasilan petani yang pas-pasan kemudian biaya berobat sangatlah mahal.Untung kami punya kartu ini,” ucap Masni sambil memperlihatkan kartu JKN-KIS miliknya yang merupakan peserta dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN.

“Terima kasih program JKN-KIS, selama berkali-kali dirawat baik di puskesmas maupun di rumah sakit kami selalu mendapatkan pelayanan, walaupun kami terdaftar sebagai peserta yang ditanggung oleh pemerintah, tapi kami tidak dibedakan dengan pasien lain. Semoga semakin banyak masyarakat yang sadar betapa pentingnya mendukung program ini (JKN-KIS), karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh kalangan masyarakat,”pungkasnya. (Enal Rasul)

Rekomendasi Bacaan

TAJUKUTAMA, KARO - Koramil 09/LB Kodim 0205/TK Korem 023/KS Serka Muhamin lakukan pendampingan pengolahan lahan (penjetoran), Jumat (28/06/2019) Babinsa juga didampingi PPL Pertanian beserta Poktan...
Soppeng,Tajukutama.Com -- Pemerintah Kabupaten Soppeng berencana untuk menghadirkan Presiden RI Jokowi dalam pembukaan kegiatan Festival I Lagaligo 17 -23 Desember 2018 mendatang, di Soppeng, 17...
TAJUKUTAMA, KARO -- Dimusim kemarau para petani risau dengan tanaman padinya Sehingga, Babinsa Sertu Edi Suhartono Koramil 08/TB jajaran Kodim 0205/TK membantu warga membuat bendungan Irigasi...
TAJUKUTAMA, GOWA -- Sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi, dengan ijin resmi dari pemerintah setempat dan pihak kepolisian. Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Pakatto menggelar Tabligh...

JANGAN LEWATKAN

MAKASSAR,- Sebelum shalat Jumat, PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengunjungi SD Inpres Toddopuli...
TAJUKUTAMA, GOWA -- Kanit Binmas Polsek Pallangga Polres Gowa Aiptu Syamsualam pimpin apel pagi...
Makassar,- Pj Wali Kota Makassar, Dr M Iqbal S Suhaeb menghadiri Konfrensi Cabang (Konfercab)...
MAKASSAR,- Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Makassar menggandeng harian Berita Kota...