Terkait Dugaan Korupsi Rehabilitas, GPMI Gelar Aksi di Depan Balai Kota Makassar

MAKASSAR, Tajuk Utama – Puluhan masa aksi yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia (GPMI) menyikapi dugaan korupsi 15 rehabilitas dalam bentuk aksi unjuk rasa, Senin (11/032019).

Dalam orasinya Dedi arsyandi mengecam tindakan kadis kota makassar yang dimana tidak adanya “etika” baik dengan GPMI.

“Kami melakukan aksi di balai kota merupakan mosi ketidakpercayaan kami terhadap aparatur penegak hukum yang sejauh ini kasus dugaan korupsi di tubuh dinkes kota makassar belum ada tindakan yang tegas padahal kami telah melakukan aksi dua kali dan laporan resmi sudah ada di kejati sulselbar,” tutur arsyandi.

Berangkat dari tidak adanya kejelasan dan kepastian kasus ini kami melakukan aksi di balai kota untuk mendesak pak Danny pamanto selaku wali kota makassar yang memiliki kapasitas penuh dalam hal ini untuk segera copot Kadis kesehatan kota makassar.

Lebih lanjut, Kami juga mengecam kadis dinkes yang kuat dugaan kami telah melakukan pembohongan publik yang di muat di beberapa media online yang dimana kadis kesehatan mengatakan bahwa terkait dengang rehabilitas 15 puskesmas tidak ada masalah.

“Padahal berdasarkan hasil investigasi kami di lapangan bahwa ada beberapa puskesmas yang tidak layak di katakan rampung 100 persen,” pungkas Dedy arsandi.

Maka dari itu kami komitmen mendesak wali kota makassar untuk segera copot kadis kesehatan kota makassar.

“Jika dalam waktu dekat tuntutan kami tidak di indahkan maka kami akan melakukan aksi maraton di balai kota,” tutup Dedy arsandi jendlap aksi.