Pedagang Keluhkan, Tumpukan Sampah di Pusat Pasar Brastagi yang Masih Terabaikan

KARO, Tajuk Utama — Kebersihan kota wisata Brastagi masih jauh apa yang telah di harapkan, terkait perintah dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan tentang tumpukan material sampah di atas pusat pasar Brastagi tak kunjung juga di bersihkan oleh instansi terkait.

“hari ini akan saya lihat kembali setuasi pusar pasar tersebut, pada hal sudah saya perintahkan kepada yang bersangkutan agar sampah tersebut segera di angkat, pada hal sudah kukasi upah ngangkatnya sebanyak Rp 600 ribu, itu pun belum juga di angkatnya ya ” ucap Almina Br saat dihubungi jurnalis Tajuk Utama melalui telfon seluler, Rabu (6/2/2019).

Beberapa hari yang lalu, sudah terlihat mobil sampah dari dinas kebersihan untuk mengangkat sampah beserta tanah yang berada di atas atap pusat pasar tersebut , sangkin banyaknya sampah tersebut , masih sedikit di bersihkan tapi sudah penuh satu truk sampah tersebut, melalui pantauan jurnalis Tajuk Utama .

Arnes Ginting salah satu pedagang kain menngatakan setelah ada tumpukan sampah di atas sana, kios saya ini sering sekali bocor, apa lagi di saat hujan deras, kain dagangan saya ini sering sekali basah, bahkan pernah juga banjir ke arah sebelah.

Selain itu, pedagang R Sembiring, juga mengatakan lagian pula entah kenapa engak di angkat – angkatnya sampahnya itu pun, sementara restribusi kios ini terusnya kami bayar sebesar Rp 40.000 setiap bulanya, bahkan ada juga yang membayar sebesar Rp 60.000 setiap bulanya, itu pun masih juga belum di angkat sampah tersebut. (Surbakti/Tison)