oleh

Praktisi Bilang! Biar Calon Presiden Akan Kesulitan Jawab Soal CPNS Tahun Ini

-Bone-11 views

Bone, Tajukutama.com — Untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tidaklah mudah atau sangat susah. Hal itu diungkapkan Syamsul Darmawan, salah seorang praktisi sekaligus akademisi.

Ia mengatakan, soal atau ujian untuk menjadi CPNS sangatlah susah, bahkan sampai ada yang mengatakan calon presiden pun akan susah menjawab soal ujian tersebut.

“Ada pelamar CPNS yang bilang ke saya, bahwa soal atau tes potensi akademik tahun ini sangat berbeda dengan tahun kemarin, yang dimana tingkat kesulitan sangat susah dan sangat sangat susah. Sampai ada yang mengatakan calon presiden pun ketika diberi soal CPNS tahun ini akan mengalami kesukaran,” tegas Syamsul Darmawan, Minggu (11/11/2018).

Lanjut, sejumlah peserta ujian CPNS tersebut yang sempat curhat, membenarkan kesukaran soal tersebut. Katanya, dari beberapa buku dan referensi dipelajarinya tetap saja hasilnya nihil dan tahun inilah tahun keduanya mereka gagal bergabung di ASN.

“Dari beberapa peserta yang konfirmasi ke saya mengatakan soal ujian CPNS tahun ini sangat susah. Bahkan mereka kesukaran melewati Passing Grade yang sudah ditetapkan pemerintah, sehingga boleh dikata hanya teka teki Tuhan (takdir) yang mampu melewatinya,” ujar Syamsul Darmawan.

Ia menambahkan, membenarkan hal tersebut beberapa opini bermunculan dan angkat bicara melaui media.

“Dari argumen di atas semoga negara mampu berkontribusi dengan mengurangi sarjana-sarjana pengangguran yang ada,” ujarnya lagi.

Sehingga menurutnya, dari penjelasan singkat tersebut sungguh sangat disayangkan jikalau rasio kouta tersedia tak seimbang (kurang) dengan jumlah pelamar yang lulus yang akan mengisi kuota, akhirnya kuota CPNS 2018 terkesan mubasir.

“Saat ini ada 4 juta akun telah terkonfirmasi mendaftar hingga 2 juta lebih akun yang aktif dan mengikuti seleksi berkas. Di lain sisi saya beranggapan dan membahasakan kalau untuk penerimaan CPNS tahun ini berupaya menjarin calon ASN yang Profesional walaupun menggeneralkan kualitas hasil tes 1 hari atau menjaring pelamar yang salah “klik” pada saat tes berlangsung,” pungkasnya.

#Enal/

News Feed